Archive for the Kuliah: Creative and Innovation Category

Spiritual Creativity, bukan Paranormal Activity!

Posted in Kuliah: Creative and Innovation with tags on December 13, 2010 by wibisanamoekti

Wadooohh… Apaan nih Spiritual Creativity?  Apakah yang ada di dalam otak Ada ketika pertama kali mendengar spiritual creativity? Kalo gua, pas pertama kali denger spiritual creativity langsung muncul Paranormal Activity di kepala gua. Seyeeeeemmm bangeeedd… Atuut aaahhh… Jadi apa sih Spiritual Creativity itu? Kalo di Bahasa Indonesiain, spiritual activity itu adalah sebuah kekreativitasan yang muncul akibat pemikiran-pemikiran atau perilaku spiritual kita. Asik gak pengertian Spiritual Creativity menurut Adela Wibisana Moekti? Wkwkwkwk…

Karena gua cari-cari di google tentang spiritual creativity nggak ada, kosong melompong, dan habis total, maka gua akan mengartikan Spiritual Creativity dengan artian gua sendiri. Spiritual creativity bisa muncul atas dasar pemikiran dasar jiwa dan hati kita, bisa juga muncul karena didukung oleh perilaku kita semenjak kita kecil. Spiritual Creativity juga muncul dalam pemikiran kita karena didukung oleh Agama kita. Dari semenjak kita kecil, agama kita mengajarkan norma-norma dan nilai-nilai baik, sehingga nilai-nilai dan norma Agama tersebut tertanam di dalam benak kita sampai kapa pun. Sebaliknya, jika kita tidak memiliki nilai, norma, dan hati yang baik, Spiritual Creaticity dalam diri kita tidak akan muncul sebgaimana mestinya.

Kalo di dunia ini ada Spiritual Creativity, pasti ada Intelligence Creativity. Bener kan? Bener gak yaa? Hehehe.. Yaaa kalau Intelligence Creativity berarti kebalikanya Spiritual Creativity laaah… Okaay, selamat menikamati… Peace!

Advertisements

Business Model Framework

Posted in Kuliah: Creative and Innovation with tags , , , on December 13, 2010 by wibisanamoekti

Ladies and Gentlemen, in this chapter i’ll write and explain about Business Model Framework. Asik gak kalo gua pake bahasa Inggris? Nggak aaah… Hhmmm, ada yang tau nggak Business Model Framework itu apa? Gua juga gak tau sih sebenernya. Tapi setelah membaca informasi-informasi mengenai Business Model Framework (BMF aja ah disingkat), akhirnya gua mendapatkan gambaran yang cukup lumayan asik buat diketahui. Ini penting lho buat anak bisnis. Hehehe…

Pertama-tama, apa sih business model itu? Biar semua pada tau yee, bisnis model adalah suatu kerangka kerja untuk membuat bentuk-bentuk ekonomi, sosial, dan/atau semua nilai-nilai dalam perusahaan. “Model bisnis”, isitilah tersebut biasanya digunakan untuk berbagai deskripsi informal atau formal untuk mewakili aspek-aspek inti dari bisnis, termasuk tujuan, penawaran, strategi, infrastruktur, struktur organisasi, praktek-praktek perdagangan, dan juga operasional proses dan kebijakan perusahaan. Dalam arti yang paling bener sih menurut gua, sebuah model bisnis adalah metode dalam melakukan bisnis dengan perusahaan yang dapat berdiri sendiri. Artinya, menghasilkan pendapatan. Model bisnis memaksa bagaimana suatu perusahaan menghasilkan uang dengan menentukan dimana posisi dalam sebuah “value chain” (rantai nilai) perusahaan.

Sebenernya, BMF ini adalah suatu kunci dari bagian operational bisnis dalam suatu perusahaan. Kalo gak ada BMF dalam suatu perusahaan, maka alur produksi dalam perusahaan itu gak akan terbaca, sehingga kita gak bakal tau perusahaan itu lagi mengalami kesuksesan atau kegagalan. Dengan adanya BMF ini, kita bisa membaca jalannya perusahaan, dari tahap produksi sampai ke dimana barang ada di konsumen. Canggih nggak?

Untuk lebih gampangnya, ini gua masukkin gambar mengenai Business Model Framework Apple.inc. Silahkan diresapi kedalam otak Andaa……

Pertama, kita perlu memahami komponen-komponen tersebut lebih rinci. Coba lihat pada bagian kiri dari bagan di atas Anda, bagan tersebut memiliki supply-side issues, dan di sebelah kanan ada demand-side issues. Perusahaan yang berbeda memiliki tingkat yang berbeda-beda untuk melakukan performanya dalam setiap bidang komponen dalam model bisnisnya. Anda dapat memiliki biasanya hanya kelas dunia atau strategis diferensiasi dalam satu (atau paling banyak dua) daerah ini. Berikut ini adalah beberapa contoh untuk membawa diagram tersebut terasa lebih hidup:

Di tengah adalah value proposition. Proposisi inti dari telepon selular telah sangat sukses untuk berdiri dan proposisi kita semua adalah ingin ikut terus membangun kesuksesannya. Contoh lain value proposition (proposisi nilai) adalah sukses dari dunia telekomunikasi termasuk layanan Nextel walkie-talkie itu, Direct Connect dan Motorola’s TETRA public safety networks. Untuk alat peraga nilai Media Anda bisa memilih The Wall Street Journal (editorial independence dan excellence analysis) atau The Economist (berkas sempurna berita penting bagi orang-orang penting).

Intel memiliki akses ke desain chip dan teknologi manufaktur yang hanya sedikit dibandingakan dengan para pesaingnya. Namun, mereka memiliki keunggulan di bidang kemitraan (partnership) dengan produsen PC, Microsoft dan pengecer dengan melekatkan diri dalam rantai nilai (value chain) dan di otak konsumen. Contoh yang baik di Telco adalah DoCoMo (dengan i-mode) dan pengecer Inggris Carphone Warehouse (dengan penawaran produk multi-operator). Dalam Media, contohnya adalah merchandising yang hampir tak terbatas oleh Lucasfilms sekitar franchise Star Wars.

Kemampuan desain Apple adalah contoh kemampuan menemukan bahwa orang lain sulit untuk ditiru. Dalam telekomunikasi AT & T / Bell Labs (pra de-merger) adalah pemimpin dalam segala hal elektronik dan optik, dan hari ini portofolio paten Qualcomm CDMA menunjukkan dari yang kuat ‘kemampuan’. Dalam Media Anda bisa memilih Pixar dengan kemampuan animasi CGI. (Sebagian besar Penyedia Peralatan Jaringan sangat kuat di sini, tentu saja. Tantangan mereka adalah untuk menciptakan kemampuan untuk mendukung klien mereka di bidang komponen lain dari kerangka model bisnis baru jika mereka ingin benar-benar menambah nilai dan dibedakan).

Cisco is the daddy of supply-chain configuration. In the sky…. Dalam telekomunikasi Sprint PCS (dengan multi-level afiliasi pembangunan jaringan model), Telenor (membeli hak eksklusif sepak bola), Nokia (dengan efisiensi handset massa-pasar), dan Yahoo! di Media (bertindak sebagai agregator dan integrator) menunjukkan kemampuan yang kuat ‘supply chain konfigurasi’.

Wal-Mart is the master of the cost model. Misalnya, truk mereka selalu berjalan dengan lampu depan dinyalakan pada karena mereka telah mengetahui bahwa biaya kecelakaan pasti sangat besar, oleh karena itu mereka sangat berhati-hati. Mereka mendaur ulang kotak dan palet sementara yang lain (perusahaan lain) membuang barang-barang tersebut. Anda tidak bisa mendapatkan gantungan dan menyimpannya ketika Anda membeli sebuah t-shirt dari mereka, karena akan langsung kembali ke rak.

Jadiiiii….. Sudah mengerti semua kan apa yang dimaksud dengan Business Model Framework. Berterimakasihlah kepada sayaaaa….. wkwkwkkw…

Terakhir, ada lho strategi-strategi untuk melakukan Business Model Framework, nih gua tulisin, baca yaaa:

1. Market Potential/Cost Structure

  • Target inefficiencies in off-line value chain
  • Scalability (MC and FC)
  • Appeal of low-service levels in the industry

2. Pricing and Advertising Potential

  • Price Discrimination
  • Customer Data
  • Versioning & Targeting
  • Legal Issues

3. Barriers to Entry

  • Network Externalities (Direct and Indirect)
  • Switching Cost/Lock-In
  • Scarce Assets—Legal, Reputational, Strategic
  • Channel Conflict

4. Alliances/Partnerships/Acquisitions

  • Complementarities
  • Merge, Ally or go it Alone Decisions

5. Sustainability

  • Potential Competitors
  • Potential New Markets

Enjoy.. and Peace!

Let’s SCAMPER to get SMARTER!

Posted in Kuliah: Creative and Innovation with tags , , on December 12, 2010 by wibisanamoekti

Tahukah kamu SCAMPER? SCAMPER adalah suatu benda berwarna putih berbentuk bulat kecil seperti permen mentos. Haahahahahaha… Itu mah KAMPER. Maaf intermezzo dulu. Kali ini gua akan menjelaskan tentang SCAMPER, suatu metode pemikiran kreatif yang saya dapat dari mata kuliah Creative and Innovation di SBM-ITB.

Metode SCAMPER adalah salah satu cara yang mak nyoss untuk mengubah atau membuat satu ide menjadi beberapa ide yang lebih banyak. Untuk menerapkan metode ini, cukup aja hanya dengan menerapkan langkah-langkah yang bakal gua sebutin nanti dibawah ini. Sebagai contoh, misalnya lo punya ide untuk membuat gadget baru. Lo mungkin bisa “Substitute” (mengganti) bahan yang ada dengan bahan  yang baru untuk membuat barang tersebut menjadi lebih kuat, atau bisa juga memperbesar (“Magnify”) bahan tersebut untuk membuat lebih besar, atau juga “eliminate” atau mengurangi beberapa bahan dalam barang tersebut untuk membuatnya lebih ringan.

SCAMPER itu adalah singkatan dari tujuh teknik berfikir untuk membantu orang-orang yang mempunyai ide yang sangat tidak umum untuk meyelesaikan permasalahannya. Variasi dari SCAMPER mencapai delapan teknik berfikir, yang aslinya disebut SCAMPERR.

Cara Menggunakan SCAMPER:

Buka bungkus plastiknya, keluarkan Scampernya, simpan di lemari atau kamar mandi. Eh itu mah Kamper lagi deng. Wkwkwkw… Yang bener cara menggunakan metodi ini: Pada setiap titik dalam situasi berfikir kreatif, sendiri atau dalam kelompok, solusi baru akan muncul ketika mereka atau orang-orang yang terlibat memaksakan diri untuk berfikir dengan cara sewenang-wenang yang berbeda. Dengan artian setiap orang memiliki sendiri caranya masing-masing. Untuk itu, dengan menggunakan tujuh tujuhnya metode pemikiran yang gua tulis dibawah ini, akan sangat membantu mereka yang sedang berfikir kreatif dan pasti mereka akan menghasilkan sesuatu yang baru dan mengejutkan. Biasanya dengan menggunakan metode ini, mereka yang menggunakannya akan mendapatkan hasil yang baik.

S Substitute

Hapus beberapa bagian dari ide, hasil, situasi, atau konsep yang sudah ada, dan kemudian ganti dengan sesuatu yang baru. Contoh: Ganti papan tulis kapur dengan white board.

C Combine

Bergabung, afiliasi, atau mencampurkan elemen-elemen yang ada menjadi satu bagian.  Contoh: (spoon + fork) = Spork.

A Adapt (Adapt your ideas)

Mengubah beberapa bagian dari suatu masalah sehingga masalah tersebut gak bisa muncul lagi seperti biasanya. Contoh: Road Bike into Mountain Bike

M Modify, Magnify & Minify

Pertimbangkan banyak atribut yang lagi lo kerjain dan akan mengubah/memodif atribut tersebut, kalau perlu seenak-enaknya lo aja nge-modifnya gimana. Atributnya meliputi: ukuran, bentuk, dimensi lain, tekstur, warna, sikap, posisi, sejarah, dan sebagainya.

P Purpose (Put to other use)

Ubahlah maksud dan tujuan dari suatu subjek. Pikirkan tentang mengapa itu ada, digunakan untuk apa, apa yang seharusnya dilakukan. Tantangan semua asumsi dan untuk menunjukkan tujuan yang baru dan tidak biasa.

E Eliminate

Sewenang-wenangnya atau seenak-enaknya lo aja ngehapus sebagian atau seluruh elemen dari subjek yang lo buat, menyederhanakan, mengurangi untuk meningkatkan  fungsionalitas inti.

R Reverse & Reerange

Ubahlah tujuan, arah, atau orientasinya. Buatlah menjadi “upside-down”, “inside-out”, atau  buat agar jalannya menjadi “backwards”, melawan arah yang seharusnya benar. Contoh: Motor run backwards is a Generator.

Naaahh… Kalo semua itu digabungin jadi SCAMPER kan? Cobalah metode ini. Dijamin akan bermanfaat! Peace!

Open Business Models and Open Innovation

Posted in Kuliah: Creative and Innovation with tags , on October 11, 2010 by wibisanamoekti

Kita sekarang berbicara bisnis aja yee, karena gua anak bisnis yang ajib… wkwkwk… Untuk membahas judul ini, pertama-tama kita harus tau, kenapa kita harus open business models?  Coba kita tela’ah apa yang sebenernya dimaksud dengan open business model. Sebuah business model itu mengarah kepada dua fungsi yang sangat penting, yang pertama adalah menciptakan nilai, dan yang kedua business model tersebut bisa mengambil porsi dari nilai-nilai yang telah diciptakan tersebut. Business models ini menciptakan nilai dengan mendefinisikan serangkaian kegiatan dari bahan baku (bahan mentah) sampai ke konsumen akhir yang akan menghasilkan suatu produk atau jasa baru dengan nilai yang ditambahkan di seluruh berbagai kegiatan bisnis. Bisnis model ini mengambil nilai dengan cara menciptakan sumber daya yang unik, aset, atau keadaan diantara aktifitas-aktifitas bisnis, dimana perusahaan bisa merasakan kenyamanan dari keunggulan kompetitif (competitive advantage).

Kalau Open Innovation itu, waktu itu Henry Chesbrough pernah bilang ke gua, katanya, “Open Innovation is a paradigm that assumes that firms can and should use external ideas as well as internal ideas, and internal and external paths to market, as the firms look to advance their technology. Open Innovation combines internal and external ideas into architectures and systems whose requirements are defined by a business model.“.

Dan dia terus menjelaskan lebih dalam tentang innovation, si om Henry ngomong lagi meneruskan, “Open innovation is the use of purposive inflows and outflows of knowledge to accelerate internal innovation, and expand the markets for external use of innovation, respectively. [This paradigm] assumes that firms can and should use external ideas as well as internal ideas, and internal and external paths to market, as they look to advance their technology.” Naaahh ngerti kan maksudnyaa? Pasti ngerti laaah… wkwkwkw…

Open new business model yang didapat dari open innovation pasti menghasilkan revenue tapi kita juga pasti harus mengeluarkan cost. Ya pokoknya kalo dalem bisnis, kita kalo ngeluarin cost harus dapet revenue lah gitu. Untuk prosesnya, cost yang dikeluarkan dari open innovation adalah Internal development cost yang berupa closed model, yang nantinya akan menghasilkan Own market revenue. Selanjutnya Open Innovation business model mengeluarkan Internal and external development costs, yang nantinya juga bakal menghasilkan revenues, seperti own market value, and New revenues (License, Spin-off, and Sale/divestiture).

Bagian yang terakhir ini, gua  gua ambil dari buku yang telah gua baca secara mendalam yang berjudul “OPEN Business Models” How to Thrive in The New Innovation Landscape. Karangan Henry Chesbrough. Terbitan Harvard Business School Press.

MANAGING OPEN INNOVATION: IT TAKES AN OPEN BUSINESS MODEL

“Whether you are in a large organization or a small one, chances are you need to open up your innovation processes. But to do this effectively, you must connect your business model to your innovation process. Companies that are large typically enjoy strong business models. However, they face challenges and risks that small companies do not. It it hard for large companies with successful business models to change them to exploit Open Innovation opportunities. Small companies, on the other hand, lack the strong business models and resources to enable them to exploit the opportunities of Open Innovation without fear of being copied by a larger foe. IP protection is one of the many tools needed in their business model to achieve success.”

MUSIC = LIFE (The Most Important Innovation)

Posted in Kuliah: Creative and Innovation with tags , , , , , on October 11, 2010 by wibisanamoekti

No Music, No Life

Lagi-lagi ngomongin innovation.. Innovative, innovation teroosss… Dasar blog buat tugas.. Langsung aja deh, kalau menurut gua inovasi yang paling penting, hebat, gila, luar biasa, heboh, yang pernah diciptakan di dunia ini adalah diciptakannnya MUSIK. Music in the skyyy… No Music, No Life, maann.. Nggak ada musik, kita bisa mati. Beneran deeh sumpeeh.. Ane zuzuuurr… Gua nggak tau deh siapa orang pertama yang bisa nyiptain musik. Gua juga nggak tau musik udah ada dari zaman kapan, setau gua sih musik dibuat (musik klasik) dan berlangsung dari sekitar akhir abad ke-18 sampai awal abad ke-19. Tapi kalau musik populer dunia pertama kali berkembang di Amerika Serikat pada tahun 1920 di mana rekaman pertama kali dibuat berdasarkan penemuan kakek Thomas Edison, dibedakan dengan Musik Klasik, Musik Jazz, Musik Tradisional, Musik Blues, kemudian juga berkembang ke negara-negara lain sedunia. Tapi emang bener, kalo nggak ada musik di dunia ini, dunia terasa sangat hampa. Emosi dan perasaan sedih, marah, cinta, benci, dendam, tidak bisa meluap-meluap untuk dikeluarkan. Tidak akan ada rasa damai dan kebahagiaan di dalam hati. Musik juga adalah jalan cerita dari setiap hidup manusia. Gilaaak kelaasss abiiss mameeennn….

Facebook is The Place You Can Find Me

Posted in Kuliah: Creative and Innovation with tags , , on October 11, 2010 by wibisanamoekti

Yang bakal gua bahas kali ini adalah tentang perusahaan yang paling inovatif di dunia. Semua orang tau kan ada beribu-ribu perusahaan di dunia ini, sangat sulit untuk menentukan mana yang paling inovatif dan yang biasa aja inovatifnya. Tapi gua berhasil mendapatkan satu perusahaan yang menurut gua paling inovatif dan paling keren di dunia (aseek). Perusahaan ini menciptakan wadah yang terus dipakai oleh manusia setiap hari. Yaitu wadah untuk saling berkomunikasi, karena manusia harus saling berkomunikasi (sok asik). Nggak lain nggak bukan, Facebook Company. Setuju nggak? Iya dong, 5 tahun yang lalu (2005) pas gua masih SMA, belum ada orang yang punya facebook padahal facebook sebenernya udah dibuat dari tahun 2004. Nggak sampe 100 orang kayanya yang punya account facebook di dunia. Tapi sekarang coba lihat, setelah berjalan hanya dalam waktu 5 tahun, hampir semua orang di dunia punya account facebook. Mulai dari pembokat, anak sekolah, boss-boss, artis-artis dunia, sampe penjahat juga punya facebook.

Orang yang nyiptain facebook ini bernama Mark Zuckerberg, nama panjangnya Mark Elliot ‘Zuck’ Zuckerberg. Aneh banget namanya. Dia masih muda, lahirnya aja taun ’84. Cuma beda 5 taun sama gua umurnya. Tapi duitnya dia bisa dipake buat hidup untuk sampe 7 turunan. Si ‘Zuck’ ini ngebuat facebook sama temen-temen sekelasnya berempat sewaktu sekolah di Harvard. Kalau gak salah namanya Dustin Moskovitz, Eduardo Saverin, sama Chris Hughes. Gua juga pernah sih dikenalin sama Mark waktu itu..

The Owner: Mark Zuckerberg

Ide dibuatnya facebook ini muncul karena sistem administrasi di Harvad University tidak mampu menerapkan direktori online dalam menanggapi permintaan mahasiswanya. Namun, inspirasi awal Zuck membuat facebook adalah berasal dari Phillips Exeter Academy, sekolah tinggi swasta Zuck sebelum masuk Harvard. Di sekolah itu ada semacam student directory yang disebut ‘The Photo Address Book’, namun murid-murid sekolahnya menyebutnya ‘The Facebook’. Direktori foto seperti itu merupakan bagian penting untuk pengalaman sosisal bagi siswa-siswa sekolah swasta. Dengan itu, siswa dapat mendaftar hal-hal, seperti tahun kelas mereka, kedekatannya dengan teman-teman, dan nomor telepon mereka. Oleh karena itulah Zuck membuat Facebook di tahun 2004 ketika sudah masuk Harvard.

Selang waktu berjalan, ternyata facebook disukai oleh banyak orang. Karena penggunaannya lebih user friendly dibandingkan website-website social network yang lainnya. Malahan sekarang facebook udah ngalahin jauh myspace, friendster, dll. Dengan facebook, orang-orang bisa berkomunikasi tanpa harus dengan telepon, mereka bisa melakukan chat di websitenya, melihat foto-foto terbaru teman, dan apa yang sedang orang atau teman lakukan pun bisa tahu dari facebook (status updates)..

Inovatif banget kan nih facebook. Dari facebook kita juga bisa simpen foto-foto sebanyak mungkin ke dalam account kita yang bisa dilihat temen-temen kita di facebook. Facebook juga bisa menjadi sarana jual beli, misalnya masukkin aja foto barang yang mau dijual terus tag fotonya ke temen-temen yang bakal beli barangnya. Kita juga bisa berhubungan lagi sama temen-temen lama kita lewat facebook, tinggal di add aja. Nyari cewe di facebook juga bisa, apalagi kenalan di facebook, tinggal add terus chat aja abis itu. Bisa tau biografi orang juga. Kalau mau tau gua juga tinggal search di facebook, tulis Adela Wibisana Moekti. Keluar deh foto gua, ajiib bangeett.. Gampang banget deh pokoknya (malah promosi) wkwkwkw… Dan sekarang facebook menjadi salah satu sarana untuk komunikasi manusia di dunia. Keren abis deh pokoknya..

Alesan lain kenapa facebook merupakan perusahaan yang paling inovatif di dunia adalah karena facebook merupakan perusahaan yang berkembang sangat super duper cepat, sekarang facebook telah memiliki pengguna lebih dari 400 juta orang yang menyebar di seluruh dunia dengan pegawai yang hanya berjumlah kurang lebih 1000 orang. Padahal berdirinya baru dari tahun 2004. Dan juga facebook bisa mendapatkan pendapatan yang sangat bejibun hanya dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun, bisa dapet sekitar $500 miliar untuk tahun terakhir aja. Coba aja itung kalo dirupiahin. Buanyak buangeett… Emang dasar hoki tuh si Mark Zuckerbreeettt…..

The Japanovative Country

Posted in Kuliah: Creative and Innovation with tags , , , on October 10, 2010 by wibisanamoekti

Blog ini dibuat sebenernya karena gua ngambil kelas Creative and Innovation (CI). Tugas dari mata kuliah CI ini salah satunya itu harus buat blog, kalo nggak ya gua nggak dapet nilai, makanya gua buat blog ini hehe..

Yang harus gua bahas dalam blog ini adalah “Menurut kamu, negara apa yang paling inovatif?”. Naah bingung kan langsung gua, orang di dunia ini ada 196 negara. Harus milih yang mana coba. Akhirnya setelah berfikir panjang, gua dapet negara yang menurut gua paling innovative dan merupakan salah satu negara favorit gua, yaitu negara JEPANG.

Kenapa Jepang? Karena menurut gua Jepang tuh negara paling gila. Mulai dari 1930-an Jepang udah perang sama China terus ikut Perang Dunia ke-2 sampe taun 1945-an. Dan Jepang ini negara yang nggak pernah mau menyerah sampe mati pun. Terkenal dengan sebutan “Kamikaze”, yaitu menyerang dengan cara bunuh diri. Seperti penyerangan Jepang ke Pearl Harbor dengan cara menabrakkan pesawat-pesawat Jepang ke kapal induk Amerika. Walaupun akhirnya Jepang menyerah karena 2 pulau di Jepang (Hiroshima & Nagasaki) di bom atom sama Amerika.

Berani banget ngga tuh si Jepang? Padahal Jepang termasuk negara kecil di Asia. Sama Indonesia aja jauh banget gedenya. Dan Jepang pun pernah ngejajah Indonesia pada saat yang bersamaan dengan Jepang ikut Perang Dunia ke -2. Menjajah Indonesia hanya dalam waktu nggak sampe 4 tahun (1941-1945), Jepang bisa ngambil kekayaan Indonesia lebih banyak daripada Belanda yang ngejajah kita selama 350 tahun lebih. Menurut gua Jepang hebat banget bisa begituu…

Kalau menurut gua nih ya, Jepang bisa kaya gitu bukan karena negaranya hebat, letak negaranya strategis, atau pun karena negaranya puya banyak sumber daya. Melainkan karena Jepang mempunyai orang-orang yang pinter banget dan hebat. Orang Jepang terkenal emang gak pernah mau kalah, jadi mereka selalu terus belajar dan berlatih sampai bisa mengalahkan yang lainnya.

Nah kenapa Jepang itu “The Most Innovative Country in The World?”. Jawabannya cuma 1. Seperti gua bilang, yaitu karena orang-orangnya. Jepang sangat beruntung mempunyai warga negara yang memiliki tekad yang kuat dan tidak pernah mau kalah. Oleh karena itu sekarang Jepang bisa sesukses ini.

Banyak banget contoh-contoh inovatif yang diciptain Jepang. Yang pertama dari segi industri, sekarang Jepang adalah produsen terbesar di dunia yang memiliki teknologi paling tinggi dan maju untuk industri kendaraan bermotor, peralatan elektronik, peralatan mesin, baja dan logam nonferrous, kapal, bahan kimia, tekstil dan makanan olahan. Untuk industri mobil contohnya, orang Jepang dulu bingung gimana caranya bisa bikin mobil, akhirnya orang Jepang sekolah di Amerika dan belajar membuat mesin. Dan ketika pulang ke Jepang, mereka berhasil membuat kendaraan (Toyota, Honda, Mitsubishi, Nissan, dll) yang sekarang bisa dipasarkan keseluruh dunia. Yang sekarang pun penjualannya mengalahkan mobil-mobil Eropa. Salah satu produk inofativ yang diciptakan Jepang untuk industri kendaraan bermotornya (Nissan Motor Company, Ltd.) adalah pembuatan carwings untuk mobil yang berguna untuk menciptakan eco-driving atau dengan sebutan lain lebih irit bahan bakar dan aman lingkungan (eco-friendly).

Kenapa negara Jepang bisa paling inovatif? Yaiyalaaaah… Ya kalii nggaa… Jepang dari yang nggak punya ape-ape, yang isinya cuma ninja-ninja sama samurai-samurai berkeliaran, sekarang menjadi salah satu negara paling maju di dunia. Orang Jepang yang dulu terkenal sipit-sipit dan cebol-cebol ucok baba group, sekarang bisa tinggi-tinggi, gizinya sehat. Bahkan untuk sepak bola, Jepang bisa ngalahin Argentina dengan skor 1-0 dalam pertandingan persahabatan. Lionel Messi dkk aja gak bisa berkutik karena kekuatan dan taktiknya orang-orang Jepang dalam bermain bola. Man of the match-nya aja pemain Jepang, si striker ajib, Shinji Okazaki. Coba saja bayangkaan kenapa Jepang sekarang bisa jadi beginiii…… Sadiiisss……